Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2013

Informasi Tulungagung: Desa Bago serta seluk beluknya

Desa Bago Tulungagung merupakan salah satu desa di Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Desa Bago diapit oleh Desa Tamanan di Sebelah Barat, Desa Jepun Disebelah Selatan, Desa Kampungdalem di sebelah utara, dan Desa Kepatihan di Sebelah Timur. Desa ini merupakan Desa yang ramai dengan hal-hal yang berbau keramaian kota karena lokasinya berada di dekat pusat kota termasuk di dalamnya ada kenakalan remaja dengan kasus Narkoba (2 orang pernah tertangkap), kasus Pengeroyokan Siswa SMA yang dilakukan oleh remaja bago etan, serta yang masih hangat adalah peristiwa pembunuhan  Sali dan merupakan desa yang ramai dengan pemberitaan tentang prostitusi. Hal ini menjadikan desa bago semakin ramai karena memang banyak hal-hal yang disukai kebanyakan anak muda.


Video Jalan I Gusti Ngurah Rai Tulungagung, yang merupakan Jalan Raya Propinsi yang melintasi Desa Bago.





Warung Kopi di Bago


Justomie Justomie, merupakan tempat makan di Bago Tulungagung yang ramai dengan pemuda (kawula m…

Desa Bago Tulungagung: Menapak Jejak Jalur Kereta Api yang hilang (Tulungagung-Tugu Trenggalek) di Bago, Tulungagung

Desa Bago Tulungagung ternyata Menyimpan Sisa-sisa Sejarah perkeretaapian di Indonesia. Selain beberapa spot tentang sisa rel kereta api,  Di Desa Bago ini juga masih membentang rel kereta api yang masih berfungsi sampai sekarang untuk:
Kereta Api Rapih DhohoKereta Api Malioboro EkspressKereta Api MajapahitKereta Api Kelud EkspressKereta Api MalabarKereta Api GajayanaKereta Api Matarmaja


Memang Lokasinya yang berdekatan dengan Stasiun Tulungagung, Desa Bago tentunya kaya dengan peninggalan sejarah perihal kereta api. Karena memang tidak dapat dipungkiri lagi Tulungagung dulu tidak hanya mempunyai jalur ke Blitar, Malang, Surabaya saja, tetapi ada jalur yang ke Trenggalek. Saksi hidup pun masih ditemui, sehingga cerita dari beberapa orang itulah yang membuat saya semakin yakin bahwa Jalur Kereta Api yang ada di Tulungagung ada yang ke Tugu-Trenggalek.
Jarak Jembatan Kereta api yang masih terpakai sampai sekarang, dengan jembatan kereta api tempo dulu hanya terpaut 50m saja. Ini berarti..…

Sejarah Kereta Api Tempo Dulu: Jalur Kereta Api yang hilang di Indonesia

Pada artikel kali ini, saya akan menampilkan kepada anda tentang beberapa Jalur Kereta Api Tempo dulu yang sekarang sudah tidak terpakai lagi. Keberadaanya sekarang menjadi sejarah tentang perkeretaapian Indonesia. Jalur-jalur itu kini meninggalkan beberapa jejaknya yang dapat kita telusuri sampai sekarang. Dengan beberapa link dari blog lain yang saya kumpulkan serta dokumentasi pribadi ihahibban, saya menguraikanya seperti di bawah ini.



Jalur Kereta Api yang hilang (Tulungagung-Durenan-Tugu Trenggalek)
Baca Selengkapnya:
Uraian Jalur Kereta Api Tulungagung-Tugu Trenggalek IUraian Jalur Kereta Api Tulungagung-Tugu Trenggalek IIUraian Jalur Kereta Api Tulungagung-Tugu Trenggalek IIIUraian tentang Jembatan Kereta Api di Bago Tulungagung








Jalur Kereta Api yang hilang ( Semarang-Demak-Kudus-Pati-Rembang-Bojonegoro)
Mungkin kita pernah mendengar kawasan Pulau Jawa yang dulunya merupakan Jalur Kereta tetapi sekarang sudah tidak ada lagi. Seperti yang penulis dengar, dari cerita warga, bahwa dul…

Informasi Kereta Api Tulungagung: Palang Pintu Persimpangan Kereta Api belum ditutup, ketika Kereta Api Matarmaja Melintasi Persimpangan Kereta Api di Ngujang, Tulungagung, Jawa Timur

Kemarin Malam tanggal 18 Januari 2013, di Ngujang, Tulungagung, Jawa Timur terdapat peristiwa heroik karena Palang Pintu Persimpangan Kereta Api di Ngujang Belum ditutup ketika Kereta Api Matarmaja Melintas. Peristiwa itu terjadi sekitar waktu Sholat Maghrib, di saat banyak orang melintasi persimpangan itu. Nampaknya ini adalah kelalaian yang membahayakan... kelalaian yang dilakukan oleh penjaga palang pintu persimpangan kereta api yang sedang tidur di saat kereta api melintas di Tulungagung, dan di saat lalu lintas kendaraan bermotor ramai melintasi jalanan Tulungagung.





Lalu lintas kereta api di Tulungagung yang melintasi Persimpangan Kereta Api di Ngujang. Apabila kalian belum tahu dimana lokasinya, klik DISINI
Jam 04.00 Kereta Api Malabar dari Bandung
Jam 04.10 Kereta Api Matarmaja dari Jakarta Pasar Senen
Jam 04.50 Kereta Api Majapahit dari Jakarta Pasar Senen Jam 05.40 Kereta Api Rapih Dhoho dari Blitar
Jam 06.00 Kereta Api Gajayana dari Blitar Jam 09.00 Kereta Api Rapih Dhoho d…

Kereta Api Tempo Dulu: Jalur Kereta Api yang hilang di Demak, Kudus, Pati, Rembang

Dahulu, sebelum tahun 1970an, terdapat jalur kereta api yang dijangkau dari Surabaya, Lamongan, Babat, Bojonegoro, Rembang, Pati, Kudus, Demak, sampai Semarang dan sebaliknya. Jalur ini dinon aktifkan pada tahun 1970an karena minat penumpang kereta semakin lama semakin sedikit. Dan memilih transportasi darat lainya.

Tetapi sekarang Jalur itu  Mulai Bojonegoro-Rembang-Pati-Kudus-Demak-Semarang, sudah tidak ada lagi. Jalur itu sudah dipakai lagi pada tahun 1970an karena efisiensi kinerja PT KAI (pada saat itu dikenal dengan PJKA) dalam menyajikan perjalanan yang efektif bagi seluruh penggunannya. Selain itu pada saat itu juga PT KAI juga merespon adanya minat kecil bagi warga Indonesia untuk menggunakan transportasi  kereta api yang melewati jalur ini. 
Ketika saya berada di Pati Jawa Tengah pun.. seperti  itu ceritanya, sehingga ini merupakan salah satu jalur kereta api yang hilang. Kalau kita merujuk pada jalur Kereta Api tahun 1925 maka kita akan melihat bahwa memang jalur dari Sura…

Informasi Tulungagung:Terowongan Niyama, Sejarah Terowongan Niyama.

Terowongan Niyama merupakan terowongan yang melegenda di Tulungagung. Terwongan ini memiliki sejarah yang panjang dengan banyak pengorbanan tenaga dan perasaan. Terwongan Niyama pertama kali di gagas oleh Jepang yang pada saat itu menjajah Indonesia (1942-1945). Kerja paksa (romusha) pun dilakukan untuk mewujudkan keinginan pemerintahan jepang di Indonesia. Pada rencana pembuatan terowongan ini adalah untuk mengalirkan kelebihan DAS Sungai Brantas yang mengalir di Tulungagung ke Samudera Hindia. Namun pelaksanaan pembangunan ini terhenti karena Jepang kalah dalam perang dunia II pada tahun 1945.


Tahun 1955 daerah Tulungagung terkena banjir besar yang menelan banyak korban dan kejadian itu menimbulkan gagasan pembangunan kembali terowongan Niyama yang kemudian pada tahun 1955-1961 pembangunan terowongan Neyama tersebut diteruskan oleh Dinas Pengairan Provinsi Jawa Timur. Begitulah sejarah Terowongan Niyama dari tangan Jepang ke Tangan Indonesia. Perbaikan Terowongan Niyama agar dapat …

Kumpulan Suara Adzan yang ada di Indonesia, Kumandang Adzan di Tulungagung, Keutamaan Menjadi Mu'adzin, Keutamaan Adzan

Artikel ini berisikan kumpulan Suara Adzan di Tulungagung. Ketika kami mampir ke suatu masjid, maka kami merekamnya, dan bercita-cita mengumpulkan suara adzan yang ada di Indonesia, khususnya di Tulungagung. Pengumpulan Suara Adzan ini semoga menambah refferensi adzan anak-anak anda, atau diri anda sendiri. Background pemandangan yang ada di video adalah background kabupaten Tulungagung. Pada Video Adzan di bawah ini kami sisipi background video suasana kabupaten Tulungagung Jawa Timur.
Adzan merupakan salah satu hal yang disyari'atkan di dalam Islam, setiap kali akan mendirikan sholat wajib 5 waktu berjama'ah. Ada beberapa riwayat perihal tentang adzan, Begitu pula banyak riwayat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjelaskan tentang keutamaan adzan dan orang yang menyerukan adzan (muadzin).
Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,”Apabila diserukan adzan untuk shalat, syaitan pergi berlalu dalam keadaan…

Informasi Tulungagung: Goa Sidem di Kawasan Pantai Sidem, Kesyirikan di Goa Sidem di Tulungagung Jawa Timur

Goa yang kecil nampak mungil ini (Goa Sidem) merupakan Goa yang disakralkan di Sidem. Goa ini nampak di dalamnya tempat untuk sesajen dalam acara kesyirikan. Ternyata keindahan Goa Sidem ini, dirusak oleh praktek kesyirikan. Betapa hal ini merupakan suatu kesesatan yang nyata. 
Kesyirikan, dan praktek syirik seperti ini tidaklah pantas dilakukan di Bumi Alloh. Seluruh hamparan daratan yang kita pijak, lautan yang luas, gunung-gunung yang tinggi merupakan Bumi Alloh. Tidaklah pantas, kesyirikan itu ada di dunia ini. Oleh karena itu, jika kita melihat kesyirikan, rumusnya ubahlah dengan tangan, jika tidak bisa dengan lisan, jika tidak bisa dengan hati. Nah setelah hati...tidak ada lagi keimanan, karena seseorang yang merubah dengan hatinya itulah selemah-lemah iman.

Kesyirikan merupakan kemungkaran yang terbesar. Jadi, jika kita melihat kesyirikan hal itu merupakan kewajiban kita untuk merubahnya baik dengan tangan, atau dengan lisan, maupun dengan hati. Pengingkaran kemungkaran dengan h…