Skip to main content

Sholat Tahajud (Qiyamul Lail)


Sungguh indah dan mempesona kehidupan seorang muslim yang kian manis dengan qiyamul lail yang mereka lakukan. Menyergak menyegarkan relung yang ada di kilatan padangan seseorang. Hal yang tidak mudah dilakukan oleh seseorang untuk istiqomah dalam mengarungi malam malam bagaikan gemerlap indah tahta permata yang dihiasi tunduk dan khusyu' untuk menghadap Robb dan memohon kebaikan bagi saudaranya di dunia dan akhirat. Bagaimana mungkin seseorang yang mengaku aktivis dalam dakwah ini melupakan dan bahkan mengendurkan dalam beribadah kepada Alloh di saat orang lain pada pulas dalam tidurnya. Saat yang tepat dan sangat berkesan dalam diri seseorang ketika menjumpai sepertiga malam lalu mereka bangun dan menyempurnakan wudhu nya untuk membersihkan diri.. memakai hal yang menyenangkan saat dia hendak sholat.. bahkan lidahnya tidak pun mengucap do'a ketika mereka mengenakan pakaian yang mereka gunakan untuk mengarungi sepertiga malam ini dengan berdiri untuk malantunkan dan mentadaburi untaian ayat-ayat yang menyegarkan hatinya.. membuat air mata berlinang.. membuat relung hati kian ringan dalam memberikan perhatian terhadap ayat-ayat Alloh Swt.

Ini adalah tulisan yang pernah dimuat di dalam blog realisasi kata yang sengaja saya angkat ke dalam entri baru kali ini,,, karena di dalamnya terdapat nasihat yang menyegarkan dahaga yang telah lama dirasa.. mengenyangkan rasa lapar yang kian lama dirasakan.. serta perasaan gundah akibat tidak adanya pengetahuan dan motivasi yang jelas dalam hidup ini. Tulisan dalam blog (realisasikata) menjadi inspirasi bagi saya, yang masih saja belum mampu untuk menjumpai Madrasah perindu Surga.. (Qiyamul Lail). Banyak hal yang membuat penulis masih belum bisa istiqomah melakukan Qiyamul Lail. Tulisan tersebut menjadi cambuk yang memekikkan perasaan. menggetarkan relung jiwa yang telah layu, dan menyuburkan perasaan akan Kebesaran Alloh Swt. Keteguhan iman, dan rasa rindu untuk berjumpa dengan sepertiga malam mungkin kurang ada pada diri saya, sehingga saya ingin berbagi kepada anda tentang hal yang menjadikan renungan bagi saya.. dan semoga dapat memberikan motivasi bagi anda sekalian.. yang masih tertanam di hatinya.. untuk menghadiri Madrasah Para Perindu Surga.


 
Jika qiyamullail adalah kebutuhan asasi setiap muslim, lalu bagaimana dengan seorang aktivis Islam yang memikul pelbagai beban berat dari dien ini; dakwah, amar ma’ruf nahi munkar, jihad, dan menyerukan kebenaran? Bukankah dalam Kitab-Nya Alloh telah berfirman,

يَاءَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ قُمِ اللَّيْلَ إِلاَّ قَلِيْلاً نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيْلاً أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيْلاً

Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk shalat) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu, Dan bacalah al-Qur`an itu dengan perlahan-lahan. 
(QS.Al-Muzzammil : 1-4)

Mengapa mesti demikian? Jawabannya adalah ayat berikutnya

إِنَّا سَنُلْقِيْ عَلَيْكَ قَوْلاً ثَقِيْلاً

Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat. (al-Muzzammil : 5)

Ya, amanat yang berat, beban yang sulit, dan perintah-perintah yang membutuhkan ‘azam yang kuat dan himmah yang tinggi.. Amanat yang sebelumnya telah ditolak oleh langit dan bumi; keduanya khawatir tidak mampu mengembannya, lalu amanat itu dibebankan di pundak manusia.
 
Siapa yang mampu menunaikan kewajiban dakwah, tarbiyah, amar makruf nahi munkar, dan jihad tanpa mempersiapkan bekal? Bekal selama menempuh perjalanan menuju Alloh? Tanpa bekal seseorang akan terputus di tengah jalan dan binasa sebelum sampai ke tujuan.



Qiyamul Lail (Madrasah Para Perindu Surga)

Madrasah qiyamullail adalah madrasah terbesar di mana seorang muslim ditempa di sana, mengenal Rabbnya, mengenal secara mendetail nama-nama Alloh dan sifat-sifat-Nya berikut makna yang terkandung di dalamnya.

Ia adalah madrasah khusyu’, khudlu’, tadzallul, dan inabah kepada-Nya. Karena itulah seluruh syariat ~tanpa terkecuali~ qiyamullail menjadi salah satu unsurnya.
 
Hendaknya setiap ikhwah mengerti bahwa tadzallul (merendahkan diri) di malam hari merupakan jalan untuk meraih ‘izzah di siang hari, sujud dan khudlu’ di malam hari merupakan jalan meraih kemuliaan di siang hari dan jalan untuk mengalahkan musuh sekaligus jalan meraih taufik dalam dakwah, amar ma’ruf nahi munkar, dan juga jihad.

Sekilas Cerita

Sebelum membunuh Klepper, Sulaiman al-Halbiy terus-menerus menunaikan qiyamullail dan memohon kepada Alloh selama sebulan penuh di masjid Jami’ al-Azhar. Selama itu ia terus bertabattul kepada Alloh dan berdoa kepada-Nya agar Dia memberikan taufik dalam upayanya membunuh musuh Alloh; Klepper. Saat itu senjata yang dimiliki olehnya hanyalah sebuah golok, tidak ada yang lainnya! Meski begitu, Allah memberikan taufik-Nya dengan sebenar-benarnya. Di tangan Sulaiman terbunuhlah pemimpin Perancis yang tersohor ~setelah Napoleon~ yang juga panglima Angkatan Bersenjata Perancis saat itu. Di antara yang terbunuh bersama Klepper, seorang staff Engineering Angkatan Bersenjata Perancis. Semuanya ditangani oleh seorang pahlawan Islam itu, sendirian! Tempat kejadiannya: Mess Panglima Angkatan Bersenjata Perancis alias di dalam rumah Klepper sendiri!!

Shalahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang yang dengan sense keislamannya yang tajam dan ma’rifahnya terhadap Islam yang nyaris sempurna, memahami benar bahwa qiyamullail merupakan faktor terpenting dalam mengalahkan semua musuh. Shalahuddin mengerti bahwa kemenangan tidak akan terengkuh tanpa menghinakan diri di hadapan Alloh. Ia juga mengerti bahwa qiyamullail adalah senjata yang paling ampuh untuk menghancurkan musuh, tiada duanya. Karena itulah setiap malam ia menyempatkan diri berkeliling ke kemah pasukan perangnya dan jika ia melihat ada kemah yang tidak dijaga dengan qiyamullail, ia akan membangunkan penghuninya dan menegur mereka, “Aku khawatir kita akan diserbu dari bagian sini, malam ini!” 

Ini adalah pemahaman yang tinggi terhadap Islam yang lurus. Shalahuddin menganggap kosongnya satu kemah dari qiyamullail merupakan kekosongan yang paling berbahaya melebihi kosongnya benteng dari penjagaan hal mana musuh bisa datang dan menyerang dari sana.
 
Semoga Alloh merahmatimu, wahai Shalahuddin! Sungguh, kaum muslimin benar-benar tidak akan dapat mengalahkan musuh-musuh mereka dengan hanya berbekalkan jumlah pasukan dan kekuatan logistik.
 
Hanyasanya dengan dien inilah kemenangan akan tercapai. Sesuatu yang dengannya Alloh telah memuliakan mereka. Kemenangan tercapai dengan ketaatan mereka dan kemaksiatan yang dilakukan oleh musuh-musuh mereka. Sebenarnyalah, kunci kemenangan itu ada pada kekhusyu’an dan ketundukan kepada Allah, Rabbul ‘alamin...

Adalah Khalid al-Islambuliy dan para sejawatnya, semenjak awal jihad sampai mereka menghadap Robb mereka, dan itu terjadi belum lama, mereka senantiasa mengisi malam mereka dengan qiyamullail dan siang mereka dengan shiyam. Mereka biasa berdiri berjam-jam di malam hari untuk membaca surat-surat yang panjang dalam qiyamullail mereka. Ada salah seorang dari mereka yang diberi anugerah suara yang indah. Ia menangis di dalam shalat, dan menangis pulalah semua yang mengerjakan shalat bersamanya. Mereka semua dapat dijadikan sebagai teladan ~bagi yang mengenal mereka~ dalam urusan qiyamullail dan shiyam sunnah, juga semua bentuk ibadah. Siapa pun yang pernah bertemu dengan mereka saat itu pastilah berucap, “Mereka itu bagaikan malaikat berwujud manusia!”

Mereka, oleh karena banyaknya ibadah mereka dan tingginya ruh mereka, seakan-akan mereka berada di langit padahal mereka masih di bumi. Kiranya mereka dan orang-orang seperti merekalah yang menjadi sebab utama taufik Alloh dalam salah satu ‘amaliyah jihadiyah terbesar dan sangat berbahaya di abad 20.. Selain itu, Alloh telah menjadikan mereka diterima oleh penduduk bumi. Tidak ada seorang pun yang tidak suka kepada Khalid dan para pendampingnya, sampai-sampai musuh-musuh harakah Islamiyah, para muqallid, menghormati mereka. Mereka merasakan bahwa Khalid dan para sejawatnya memiliki kelebihan yang tidak mereka miliki dan bahwa kebaikan Khalid melingkar di leher mereka.
 
Saya dan beberapa ikhwah pernah berjumpa dengan salah seorang ulama amilin mujahidin yang tidak pernah kecolongan qiyamullail walau semalam. Setiap hari beliau mengerjakan 11 rekaat. Di dalamnya beliau baca satu juz penuh, dan beliau melipatgandakannya di bulan Ramadlan. Semua ini dengan catatan bahwa usia beliau sudah  lanjut, beliau mengidap penyakit gula, hipertensi, dan beberapa penyakit lainnya. Di belakang beliau, kami ~waktu itu kami masih muda~ merasa kecapekan; bahkan terkadang ada di antara kami yang sengaja menghindar. Padahal sebenarnya kami bertugas untuk menemani beliau di rumah sakit selama beberapa hari saja, bukan untuk selamanya. Ikhwah yang menetap bersama beliau, tentu saja mengerjakannya secara kontinyu setiap malam. Karena itulah suatu hari setelah Syekh keluar dari ujian yang menimpa beliau, saya katakan kepada diri saya sendiri, “Sesungguhnya, faktor terpenting dari kesuksesan beliau adalah qiyamullail dan shiyam yang beliau kerjakan

Meskipun para dokter selalu memperingatkan beliau tentang shiyam yang beliau kerjakan itu, meskipun beberapa kali beliau mengalami dehidarasi sebagai akibat dari penyakit gula yang beliau derita...” Aku katakan kepada diriku lagi, “Kiranya rahasia kekuatan Syekh dalam menghadapi kebatilan dan rahasia ketegarannya dalam menghadapi pelbagai kesulitan dan siksaan di saat umur beliau sudah lebih dari 50 tahun, mata telah buta, dan beberapa penyakit ganas menggerogoti tubuh beliau, kiranya rahasia itu semua adalah qiyamullail." 

Beliau tiada henti memompa kekuatan demi kekuatan bagi hati sehingga tertanamlah semangat yang tinggi dan tekad yang membaja. Anda akan melihat, di dalam tubuh yang lemah dan badan yang kurus kering, terdapat ‘azam yang dapat meruntuhkan gunung-gemunung dan memporak-porandakan benteng pertahanan. Semua karena tadzallul beliau kepada Alloh yang terus-menerus. Semua karena kekhusyu’an beliau, ketundukan beliau kepada Alloh, dan ketakutan beliau hanya kepada Alloh saja.”

Setiap orang yang beramal islami semestinyalah mengambil bagian dari sabda Nabi saw.
وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِيْ فِي الصَّلاَةِ


Dan dijadikan penyejuk mataku di dalam shalat.[1]

Ada seorang salaf bertutur, 
“Aku sangat gembira ketika malam menjelma. Saat hidupku ‘kan segera terasa lezat, dan mataku menjadi sejuk oleh karena munajatku kepada Dzat yang aku cinta, dan karena kesendirianku bersama-Nya, serta tadzallulku di hadapan-Nya.”

Kabarnya, Abu Hurairah membagi malam menjadi tiga bagian; 
#bagian istrinya, 
#bagian putrinya, 
#dan bagiannya sendiri. 
Dengan begitu ia sekeluarga telah menghidupkan keseluruhan malam.
 
Qiyamullail adalah saat mengadu bagi siapa saja yang aktif dalam amal islami. Qiyamullail adalah juga saat untuk berkeluh-kesah bagi mereka menghadapi kesulitan, beban yang berat, hambatan, rintangan, musibah, atau saat musuh menguasai mereka. Pada saat itulah ia berdiri di hadapan Robbnya dan Penolongnya yang sebenarnya yang menguasai segala sesuatu, yang jika menghendaki sesuatu Dia akan berkata “Jadilah!” maka terjadilah yang dikehendaki-Nya itu. Ia tengah berdiri di hadapan-Nya, memohon kepada-Nya, mengharap kepada-Nya, dan mengadukan segala keluh, kesah, dan kesedihannya. Ia tengah memohon dan meminta perlindungan kepada-Nya. Maka, munajat itu akan menepis segala duka nestapa, gundah gulana. Bagaimana tidak, wong ia sudah menyerahkan urusannya kepada Raja diraja, Penguasa langit dan bumi!
 
Siapa pun yang aktif dalam amal islami semestinya mengerti bahwa kekhusyu’an dan ketundukannya kepada Alloh di malam hari akan membuka pintu berbagai urusan, membuka pintu hatinya, dan menjadi faktor utama dari penerimaannya di muka bumi. Hanya dengan sedikit aksi dan upaya saja, bisa jadi orang-orang mendapatkan hidayah lewat tangannya. Bahkan terkadang tanpa sebab yang nyata. Barangsiapa berbuat ihsan di malam hari niscaya akan tercukupi di siang hari; dan barangsiapa berbuat ihsan di siang hari, niscaya akan tercukupi di malam hari.

Wahai saudaraku, sebenarnyalah qiyamullail adalah ‘madrasah utama’ yang akan mengajarkan kepadamu apa itu hati yang bening. Ia juga akan mendidikmu untuk meneteskan air mata taubat, khusyu’, dan ketundukan kepada Alloh. Ia akan memberimu kekuatan baru untuk beramal islami dan bekal yang besar berupa tawakkal yang benar kepada Alloh. Ia pun akan memberimu keberanian dalam menghadapi musuh-musuh Islam. Qiyamullail akan menjadikan hatimu kuat dipenuhi oleh iman. 
 
Hati adalah raja, anggota badan bala tentaranya. Jika sang raja baik dan kuat, bala tentara pun akan selalu mendapat kesuksesan dan kemenangan. Begitu pun sebaliknya. O..ya, hanyasanya manusia berjalan kepada Allah dengan hatinya bukan dengan anggota badannya, seperti dikatakan oleh para ulama.
Mungkin akan ada yang berkata, “Saya benar-benar disibukkan oleh amal islami, sehingga tidak tersisa waktu untuk qiyamullail.”

Kepada mereka saya katakan, “Mestinya anda semua mengerti bahwa:

Pertama, qiyamullail adalah amal islami juga, bahkan ia merupakan pokok dan pondasinya. Ia merupakan bekal terpenting bagi jamaah Islam dan daulah Islam. Karena itu pula mestinya anda semua mengerti bahwa,

Kedua, setiap ikhwan mesti melaksanakan qiyamullail. Jika waktunya longgar, badan sehat, dan jiwa bersemangat, hendaknya ia melaksanakan qiyamullail yang panjang, membaca satu juz penuh di dalamnya, ditambah memperbanyak doa di waktu sujud, serta memperbanyak dzikir lain secara umum. Jika waktunya sempit, badan kurang fit, dan jiwa pun kurang bersemangat, maka tidak mengapa ia mengerjakan qiyamullail yang pendek, atau dengan jumlah rekaat yang sama, namun hanya membaca surat-surat pendek. Membiasakan diri tidak mengerjakannya sama sekali atau meninggalkannya hampir setiap malam tidak dapat dibenarkan sama sekali.

Hendaknya para ikhwah mengerti juga, bahwa sebuah jamaah ~apa pun~ jika kontinyu mengerjakan qiyamullail dalam segala keadaan; senang, susah, lapang, sempit, mudah, dan sulit, niscaya jamaah ini akan menjadi jamaah yang berarti. Dengan itu ia telah menegakkan amal islami yang agung dan bisa jadi itu lebih baik daripada amal-amal yang lain, meski pun banyak.

Saya juga mengingatkan bahwa, menyatukan antara amal islami, kekuatan, kesungguhan, dan kontinyuitas serta kesungguhan dalam qiyamullail, membutuhkan tekad yang bulat dan keyakinan yang kuat akan urgensi seluruh perkara ini dari para aktivis. Juga, hendaknya para aktivis senantiasa merenungkan ucapan ‘Umar bin Khathab, “Jika kuisi malamku dengan tidur sungguh aku telah menyia-nyiakan jiwaku, jika kuisi siangku dengan tidur, sungguh aku telah menyia-nyiakan rakyatku.”

‘Umar bin Khathab sangat terkenal dengan qiyamullailnya yang tiada bandingannya, meski ia tengah dirundung berbagai kesulitan. Masa itu, ‘Umar memimpin sebagian besar dunia. Bukti kesungguhannya dalam menjaga qiyamullail ini, adalah banyak sahabat dan tabi’in yang berusaha untuk meneladaninya dan bertanya-tanya bagaimana sebenarnya ‘Umar menegakkannya sampai ketika ia telah wafat.
Ada seorang sahabat yang mau menikahi 11 janda ‘Umar (tentu dengan tidak melanggar batasan 4 dalam satu waktu), tidak lain dan tidak bukan kecuali untuk mencari informasi bagaimana sebenarnya ‘Umar bin Khathab melaksanakan qiyamullail. Supaya ia bisa mencontohnya!

‘Utsman bin Affan, saat menduduki kursi kekhalifan dan memerintah dunia dari ujung ke ujung, biasa mengkhatamkan al-Qur`an dalam satu malam. Kabar ini benar dibawakan oleh para imam Islam yang agung dan bukan dalam rangka memuji dan melebih-lebihkan. Kepada orang-orang yang membunuh beliau sang istri berkata, “Terserah kepada kalian, mau kalian bunuh atau tidak. Yang jelas, demi Allah ia telah menghidupkan malam dengan membaca al-Qur`an dalam satu rekaat.”
‘Abdullah bin Zubeir, meski tanggung jawabnya amat berat, sebelum atau pun setelah memerintah, sungguh ibundanya, Asma` binti Abu Bakar radliyallahu ‘anhuma berkata, “Ibnu Zubeir adalah seorang qawwam di malam hari, shawwam di siang hari. Ia digelari pilar masjid.”

Mengapa kita mesti melangkah jauh?! Adalah Rosululloh saw yang tak pernah istirahat dari mengurus ummatnya, ia yang seluruh hidupnya dipenuhi dengan jihad melawan musuh-musuh Islam, senantiasa proaktif menyeru kepada Allah, mengajari ummatnya,dan mentarbiyah sahabat-sahabatnya, qiyamullailnya tak pernah kurang dari 11 atau 13 rekaat. Jika beliau sakit atau mendapati sesuatu yang menghalangi beliau dari melaksanakannya di waktu malam, beliau menggantinya di siang hari!

Maka, kepada para aktivis Islam, para da’i, para muhtasib, dan para mujahid, hendaklah mereka meneladani guru besar dan komandan agung mereka: Rasululloh saw.
Ringkas kata, qiyamullail adalah pohon besar dan rindang yang menaungi hati dan anggota badan sekaligus. Setiap saat pohon ini memberikan hasilnya dengan seizin Rabbnya..


[1]  Diriwayatkan oleh an-Nasa`iy 7/61, Ahmad 3/128, dan Hakim dalam al-Mustadrak 2/160 dari Anas bin Nadlar ra. Al-Hakim berkata, “Hadits ini sesuai dengan syarat Muslim namun Imam al-Bukhariy dan Muslim tidak meriwayatkannya.” Ini disetujui oleh adz-Dzahabiy.

Comments

Popular posts from this blog

ATM BNI, Cara menggunakan ATM BNI, Langkah-langkah ambil uang di ATM BNI, Cara Transfer di ATM BNI

ATM merupakan 3 huruf yang akrab sekali di kalangan mahasiswa, atau seseorang yang supersibuk dengan mobilitas tinggi dalam transaksi jarak jauh. ATM seringkali menjadi tempat pilihan bagi setiap orang yang menginginkan transaksi mudah dan cepat, serta tidak perlu sibuk-sibuk menunggu di gedung resmi bank, atau tidak perlu juga berhadapan dengan SATPAM, yang selalu ramah menyapa nasabah, tidak perlu cermat dalam melihat nomor antrian dll. ATM merupakan Automatic Teller Machine, yang menjadi perwakilan bank dalam melayani anda dimanapun anda berada.  


ATM BNI
ATM BNI kerapkali kita temui sebagai ATM yang memiliki corak yang khas dengan warna dominan orange dan hijau. ATM BNI ini merupakan salah satu fasilitas yang diadakan oleh BANK BNI ataupun BNI syari'ah untuk melayani nasabahnya dalam kemudahan bertransaksi.
Untuk sementara ini, seluruh ATM BNI yang dipakai dapat dilakukan transaksi yang berhubungan dengan BNI konvensional, dan BNI syari'ah serta beberapa bank yang masuk ker…

ATM BRI | Cara Menggunakan ATM BRI | Langkah-langkah mengambil uang di ATM BRI | Cara Transfer melalui ATM BRI

ATM BRI merupakan salah satu fasilitas yang dibikin oleh BANK BRI untuk mempermudah nasabah dalam mengambil uang atau transfer kapan pun,, dimanapun selama ada ATM BRI hal itu dapat dilakukan.


Sudah banyak dari kita mengetahui apa itu ATM, apa Kepanjangan ATM, maka dalam pembahasan kali ini kami tidak akan mengulanginya lagi,, karena singkatan ATM begitu tidak asing lagi di telinga kita. 



Cara Mengambil uang melalui ATM BRI Masukkan kartu ATM AndaPilih Bahasa,(Tips Aman Bertransaksi di ATM) Tekan LANJUTKANMasukkan PIN AndaPilih Nominal Uang yang anda ingin ambil, jika pilihan uang yang anda ambil tidak ada, pilih Transaksi LAINYA.





1.) Masukkan Kartu ATM BRI Anda,

Perhatikan arah memasukkan Kartu BRI Anda,, kurang lebih lihat foto di bawah ini,, Jika anda salah / keliru dalam memasukkan, maka otomatis mesin akan menolak kartu anda. Tetapi jika anda benar dalam mengarahkan masuknya kartu ke mesin ATM BRI,, maka anda akan mendapati 2 kemungkinan,, kemungkinan pertama kartu anda akan mudah …

Informasi Transportasi: Rute Perjalanan Bus Harapan Baru Banyuwangi-Trenggalek; dan Informasi Tarif

Bus Harapan Baru  ada mempunyai trayek perjalanan antara Trenggalek - Banyuwangi. Artikel tentang Informasi Transportasi kali ini saya tulis perihal informasi yang saya punya tentang rute perjalanan Bus Harapan Baru Trenggalek-Banyuwangi. Kita telah mengetahui bersama, bahwa informasi tentang alat transportasi itu sangat penting untuk diketahui oleh pemudik. Pengetahuan tentang informasi sebuah alat transportasi membuat pemudik lebih siap dalam mengarungi perjalananya seperti menyiapkan jumlah uang yang harus dibawa, kemana dia harus turun, serta memperkirakan lamanya perjalanan.



Bagi kalian para mahasiswa yang kuliah di Jember (Unej) dan sekitarnya..maka nama bus ini mungkin tidak asing lagi kedengarannya.. terutama bagi mahasiswa yang berasal dari Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan sekitarnya. Karena bagi anda terdapat 2 pilihan perjalanan dengan menggunakan bus atau menggunakan kereta api. Kalau anda menggunakan bus, anda bisa memakai Bus Harapan Baru, atau bisa juga memakai Bus …